Monday, May 21, 2018

Review Exfoliating Toner Lokal : Wardah White Secret Exfoliating Lotion

Posted by Ony Christy at 11:25 PM 0 comments

Wardah White Secret Exfoliating Toner

Hai hai apa kabar? I miss you. Iya, Kamu yang suka baca blog aku. Ahey!

Kali ini aku mau cerita soal exfoliating toner lokal, sebelumnya aku sudah pernah bahas soal macam-macam toner di sini. Jadi semenjak menerapkan double toning, aku mulai rajin cari-cari exfoliating toner lokal. Alasannya? Selain supaya hemat dan meningkatkan rasa cinta tanah air *ciyeeeeh~* , produk lokal cenderung mudah di dapat. Apalagi semenjak ada kasus red line yang bikin segala barang dari luar negeri ketahan di bea cukai, cari produk lokal adalah salah satu opsi wajib supaya skincare jalan terus tanpa takut skincarenya dilarang edar di Indonesia. Toner itu bagiku sama kayak cleanser, makenya tiap hari dan boros! Pakai produk lokal bikin gampang cari lagi kalo habis dan nggak nyesek kalo makenya boros.

Sayangnya, hampir nggak ada exfoliating toner merk lokal. Entah karena orang Indonesia belum begitu suka pakai double toning atau karena produsennya belum mau produksi. Padahal menurutku ini termasuk berprospek lho, karena banyak orang mulai berkiblat pada skincare routine Korea/ barat yang umumnya pakai double cleanser dan double toner. Toner atau penyegar di Indonesia sendiri kebanyakan masih dianggap sebagai 'pembersih' saja yang dipakai setelah pakai cleanser, padahal itu agak kurang benar sih.

Nah kalau mengacu pada toner yang mengandung bahan-bahan exfoliant seperti AHA dan BHA sih di Indonesia udah ada ya. Biasanya yang mengandung bahan tersebut adalah toner untuk kulit berminyak atau berjerawat. Biasanya toner jenis ini kandungan AHA dan BHAnya super keciiiiiiiiiiil, jadi menurutku belum bisa lah ya dibilang exfoliating toner. Namun sudah cukup oke kalau kamu pengen coba-coba pakai acid toner dosis rendah buat ngetes apakah kulitmu cocok atau nggak.

Waktu pertama lihat Exfoliating Lotion punya Wardah, aku langsung tertarik buat nyobain dan memakainya sebagai Exfoliating toner. Hitung-hitung trial sebelum aku pakai Exfoliating toner yang lebih strong lagi acidnya. Dan ternyata memang Exfoliating Lotion punya wardah ini lumayan kok.

Packaging
Wardah White Secret Exfoliating Lotion

Wardah White Secret Exfoliating Lotion hadir dalam kemasan botol plastik ukuran 150ml berwarna putih dengan tutup silver. Cukup oke sih, walau nggak kelihatan mewah. Botolnya bukan model flip top, tapi cukup mudah kok untuk nuang cairannya ke kapas.

Tekstur
Meskipun namanya ada embel-embel "Lotion" tapi tenang saja teksturnya nggak thick kayak body lotion ya. Teksturnya tetep cair tapi agak kental sedikit jika dibanding dengan toner biasa. Cairannya bisa meresap dengan baik di kapas (aku pakai kapas) saat dituang. FYI, lotion ini istilah skincare Jepang yang fungsinya agak mirip toner, biasanya sih kalau toner kadar alkoholnya agak lebih tinggi sedikit. Makanya skincare buatan Jepang (seperti hadalabo misalnya) biasanya nggak ada istilah toner, adanya lotion.

Komposisi.
Aqua, Propylene Glycol, Vaccinium Myrtillus (Bilberry) Extracts, Glycerin, Butylene Glycol, Sacharum Officinarum (Sugar Cane) Extracts, Phenoxyethanol, Dmetichone, PEG-40, Hydrogenated Castor Oil, Citrus Aurentium Dulcis (Orange) Extracts, Cirtrus Medica Limonum (Lemon) Extracts, Trideceth-9, Xanthan Gum, Acer Sacharum (Sugar Maple) Extracts, Lecithin, EthylhexcylGlycerin, Fragance, Polysorbate 20, Disodiom EDTA. 

Performa
Cukup mengangkat sel kulit mati

Awal pemakaian Wardah White Secret Exfoliating toner ini aku pakai 2 hari sekali. Memang sebaiknya kalau baru pertama pakai exfoliant, jangan pakai setiap hari karena kulit nanti bisa over exfo dan berujung pada kulit kering, sensitif, gosong, jerawatan. Setelah aku pakai 2 hari nggak ada masalah, akhirnya aku pakai setiap hari. Yang perlu diingat, exfolianting toner biasanya bikin kulit jadi fotosensitif alias mudah gosong kalo kena sinar matahari dan kering. Makanya kalau kamu pakai exfoliating toner pakailah pada waktu malam hari, dilanjutkan dengan pakai hydrating toner dan jangan lupa pakai sunblock saat siang hari.

Nah karena teksturnya yang agak sedikit kental, aku merasa setelah memakai lotion ini kulit jadi sedikit lembab dan cenderung agak lengket. Jadi, produk skincare selanjutnya harus menunggu sedikit lebih lama sampai si Lotion ini meresap sempurna. Sensasi clekit-clekit atau perih yang biasa didapat kalau pakai acid toner juga nggak begitu terasa ketika pakai Wardah White Secret Exfoliating Lotion ini. Tapi itu bisa jadi karena kulitku sudah terlalu badak dengan acid toner atau karena kandungan AHA di Wardah White Secret Exfoliating Lotion ini juga nggak terlalu tinggi. Kemampuannya menghilangkan  komedo juga masih kurang karena meski pakai tiap hari komedoku tetep aja nempel.

Meski begitu Wardah White Secret Exfoliating Lotion menurutku cukup mampu mengangkat sel kulit mati. Terbukti kapas yang aku pakai tetep aja berwarna sedikit coklat padahal aku udah double cleansing. Kulitku juga terlihat lebih cerah dan nggak kusam setelah aku rajin pakai Lotion ini. Cukup lumayan lah ya untuk ukuran Toner lokal.

Wardah White Secret ini bisa di beli dengan harga 65.000 - 75.000 /150 ml di toko kosmetik terdekat.

Kesimpulan
Plus :
- Murah
- Mudah didapat
- Mampu mengangkat sel kulit mati

Minus :
- Lengket dan susah menyerap
- Tidak mampu menghilangkan komedo

REPURCHASE? NO.

Disclaimer : All opinions and thought on everything featured on this blog are entirely my own. People can be allergic to anything. I recommend that you patch test yor skin first time you use any of products.

Monday, April 9, 2018

Frugal Living : Hidup Hemat Berkualitas

Posted by Ony Christy at 9:41 PM 0 comments
Seberapa boros kamu?

Hai- hai kali ini aku mau cerita soal Frugal Living, lifestyle yang sudah beberapa bulan aku ikutin. Awalnya aku kenal frugal living ini ketika aku lagi searching cara nabung yang efektif. Bukannya aku nggak bisa nabung sih, tapi aku ada cita-cita mulia yang butuh dana dan ada perubahan keputusan hidup yang sangat besar yang bikin aku harus mengevaluasi kembali money managementku. 

Frugal living kadang disalah artikan sebagai hidup yang serba hemat, super ngirit yang akhirnya berujung pelit. Padahal menurutku frugal living adalah suatu gaya hidup hemat yang cerdas, dengan berusaha mendapatkan penawaran harga terbaik suatu barang dan memanfaatkannya semaksimal mungkin. Makanya aku bilang, frugal living ini adalah gaya hidup yang hemat berkualitas. Udah kayak slogan salah satu supermarket di Indonesia kan?

Contohnya gini, saat kita hanya punya uang pas-pasan buat makan terus kita cuma makan mie instan dan nasi garem demi berhemat, itu bukan frugal living. Karena pilihan itu nggak sehat, dan nantinya malah akan berujung kita sakit lalu berobat. Akhirnya biaya berobatnya malah lebih besar dari biaya makan, ini bukan frugal living. Ini ceritanya mau ngirit malah jadi ngorot. Kalau frugal living, ketika nggak punya uang lebih buat makan ya masak sendiri alih-alih jajan, beli sayurnya di pasar tradisional bukan di supermarket, protein hewaninya diganti protein nabati, terus cari voucher atau diskonan. Jadi sebenernya frugal living itu nggak sengsara kok, masih bisa hidup enak dan bahagia juga!

Jadi, apa aja yang udah aku terapkan saat menjalani Frugal Living ini?
  1. Budgeting.
Aku adalah tipe orang yang senang merencanakan segala sesuatu, bikin checklist dan puas ketika nyontreng checklist. Jadi aku sih happy-happy aja kalau suruh bikin budget dan berusaha mentaatinya, berasa lagi melakukan challenge gitu. Biasanya budgeting aku lakukan awal bulan saat ada pemasukan, langkahnya adalah menabung, membayar kewajiban ( seperti iuran, persepuluhan, bayar kost, rewang, dll)  baru terakhir sisanya dibagi lagi untuk makan, transportasi, nongkrong, dll. Kebetulan aku punya 2 rekening, jadi satu untuk uang lewat, satu untuk nabung. Dengan cara itu tabungan nggak bakal mudah di korek-korek kalo lagi butuh. Aku pakai aplikasi money manager untuk membantu mengingat budget dan jumlah uang, kalau telaten nginput tiap hari bermanfaat banget lho. Nggak ada cerita bingung, lho uangku kemana aja kok udah habis? Dan bikin bahagia kalau liat angka tabungan.
Penampakan Money Manager
Bisa dilihat dari gambar diatas kalau hal sepele seperti pembayaran STNK aja sudah aku budgeting dari awal, jadi semisal habisnya banyak pun nggak akan menganggu cash flow. Begitu juga liburan, skincare, imunisasi anak, pendidikan anak, dana darurat, semua udah di budgeting dan wajib dibayarin tiap bulan. Lebih baik nyicil di awal daripada nyicil belakangan alias kredit dan kena bunga kan?

2. Cari Best deal.
Frugal Living adalah seni mencari harga terbaik dari suatu barang dengan kualitas baik. Jadi hemat itu nggak selalu soal nyari barang murahan atau nyari barang pengganti yang harganya lebih murah. Misal ya Keira itu susunya merk X, biasanya aku akan buka hemat.id buat bandingin harga antar toko supaya tahu toko mana yang ngasih harga paling murah. Selain itu biasanya aku belanja di hari Jumat-Minggu, karena di hari itu banyak supermarket yang ngasih promo akhir pekan. Aku juga jadi member di beberapa toko (terutama yang membernya gratisan) supaya bisa dapat poin yang bisa ditukar voucher belanja atau biar dapat tambahan diskon. Pokoknya gimana deh caranya supaya aku dapat merk itu dengan harga yang paling murah, bukan mengganti merk itu dengan merk lain yang kualitasnya lebih buruk.

3. Buy in Bulk.
Tau nggak sih kalau biasanya harga produk itu semakin besar kemasannya semakin murah? Nah biasanya kalau sudah cocok aku akan beli lotion, shampo, sabun, susu, skincare dan segala jenis produk itu sekalian yang kemasannya besar. Meskipun kelihatannya lebih mahal tapi kalau dihitung, harga per ml nya lebih murah lho. Dan biasanya aku kalau belanja itu memang selalu siap buka kalkulator untuk ngitung harga per pcs/ per milinya berapa lalu dibandingan karena kadang produk kecil ada promo, yang gede enggak. Nah kalo kondisinya jatuhnya murah yang kecil (biasa karena promo) ya nyetok aja sekalian, pilih yang expired datenya masih lama.

Kayaknya ribet ya? Tapi sebenernya bisa hemat banyak lho. Contohnya SK II aja deh ya, harga SK II FTE 230ml itu sekitar Rp 1.480.000 (6.434/ml) sedang yang 75ml harganya Rp 606.000 (8.080/ml). Lihatlah selisihnya 2.000/ml, kalau kamu beli 100ml aja, selisihnya udah 200ribu kan? Mungkin kelihatannya kalau beli yang kemasan besar itu mahal banget jadi terasa berat, makanya aku mensiasatinya dengan budgeting. Jadi kalau mau beli direncana banget, ini barang sekian ml habisnya berapa bulan ya? Habis itu harganya dibagi sekian bulan itu dan nanti tiap bulan kita tabung deh uangnya. Jadi pas jatahnya beli kita udah ada anggarannya.

4. Quality over Quantity.
Banyak sekali momen dimana pengen ngirit malah jadi ngorot. Pengen hemat malah jatuhnya boros, pernah gitu nggak? Itu karena kita kurang memperhatikan kualitas barang yang kita beli. Suamiku dulu pernah pengen beli headset bluetooth, biar katanya bisa dengerin musik sambil olahraga. Maka belilah dia headset merk advan seharga ratusan ribu, eh di pakai bentar rusak. Then belilah dia headset lagi dengan merk x (lupa merknya apa), saat itu dia bandingin harga di Bhineka dengan di Shopee dan akhirnya dia pilih beli di Shopee karena murah banget, nyaris separuh harga (yang ternyata tetep jutaan juga). Eh ternyata headsetnya KW premium, dipakai juga rusak. Muahahhahaa Endingnya dia beli lagi headset Sony, kali ini beli di toko terpercaya yang jelas original dengan harga yang bisa beli SK II gede dua biji. Tapi si Sony awet sampai sekarang. Bisa bayangin nggak kalau seandainya suamiku itu langsung aja beli Sony original dari awal? Nggak perlu lah dia buang uang beli headset abal-abal yang sekarang aja cuma nganggur di pojokan nggak bisa di pakai.

Jadi menurutku alih-alih punya tas KW premium 10 biji, lebih baik punya satu yang asli dan kualitasnya baik. Alih-alih punya baju 3 lemari tapi kualitas bahannya dicuci langsung melar, lebih baik punya 1 lemari tapi bisa dipakai bertahun-tahun. Ingat, barang berkualitas nggak selalu mahal. Tas- tas kulit lokal itu banyak banget yang kualitasnya bagus dan harganya masih ratusan ribu.

5. Manfaatkan Barang dengan Maksimal.
Siapa yang suka bosenan? Aku! Skincare baru abis separuh udah pengen nyoba yang lain, Handphone masih bisa dipakai udah ngiler pengen ganti yang baru, Sepatu masih bagus pengen koleksi yang lain, ujung-ujungnya numpuk. Ini lah, kalo kata Financial Adviser fenomena middle trap-fenomena kelas menengah yang nggak habis-habis. Udahlah duit pas-pasan, borosnya nggak ketulungan. Kapan mau jadi wealthy? *Menatap cermin*
Jadi semenjak belajar frugal living ini aku bener-bener berusaha menerapkan prinsip
" Kalau habis baru beli, Kalau rusak baru ganti."
Maka meski suami sudah berjanji membelikan handphone baru yang kece itu, tapi selama ini belum rusak ya belum akan beli. Meski rasanya udah pengen banget beli retinol dan serum vit.C nya klairs ya nggak beli dulu karena stok serum masih banyak. Begitu juga dengan bedak, gincu (sumpah PR banget ini kalo suruh ngabisin lipstik huhuhu), dan segala jenis make up. Kalo belum habis nggak bakalan beli, yeah!

6. Membeli Barang yang Di Butuhkan.
Membeli barang yang dibutuhkan, bukan diinginkan itu agak-agak susah. Sebagai wanita aku cenderung beli barang yang diinginkan tapi aslinya nggak butuh-butuh amat. Ya kayak kalo lihat diskonan baju anak lucu-lucu tapi sayang kalo dibeli ntar bentar lagi nggak muat, lihat pajangan meja lucuuuu imut nggemesin tapi aslinya nggak butuh juga, liat lipstik warnanya bagus banget tapi lipstik dirumah aja ada puluhan dengan shade warna yang mirip, dan masih banyak lagi 'dosa' lain yang aku lakukan.

Tapi sekarang aku berusaha bertobat dan lebih bijak saat belanja, huahahaha. Kalau mau beli barang, yakinkan dulu diri apakah butuh atau cuma kepengen. Kalau cuma kepengen jangan di beli, percuma ntar juga nggak dipakai.

7. Do It Yourself
Melakukan segalanya sendiri atau membuat beberapa barang sendiri itu lebih asyik dan lebih hemat. Misalnya bawa bekal sendiri atau masak sendiri dibanding jajan, belajar bikin kopi yang enak sendiri daripada ke kedai kopi, bikin recycle barang sendiri, nyuci sendiri dibanding laundry, dan banyak banget DIY-DIY lain di luar sana yang bisa kita tiru. Syukur malah bisa dijual untuk menghasilkan pemasukan lagi.

8. Gratisan itu Penting!
Nah semenjak jadi frugal, aku ini demen gratisan. Sebodo lah sama kata orang, ya kalo bisa gratis ngapain bayar ya kan?

Cara mendapatkan gratisan itu banyak, misal numpang wifi kantor supaya kuota kita tetap hemat, ikut kuis dan lomba-lomba, memanfaatkan website semacam hometester buat dapat freebies gratis, ngisi kuesioner di nusaresearch buat dapat pulsa gratis dan banyak lagi! Yang penting jangan sampai sifat gratisan ini mengganggu khalayak ramai, semisal nih hobi numpang makan di rumah temen, hobi mandi dirumah temen, tetring wifi hape temen, nah kalo itu mah jangan ya!

Kayaknya itu aja sih beberapa hal yang aku lakukan dalam rangka belajar Frugal living. Dan tentunya meski hidup hemat aku tetep aja sih hidup dengan wajar, nggak yang nelongso banget gitu. Malah kadang ada juga yang menganggap aku ini boros dan nggak dewasa karena suka belanja dan nongkrong sama anak muda, hahahaha aneh kan? Ya karena kuncinya ada di budgeting, kalo ada budget buat nongkrong ya kenapa nggak dipakai? Toh juga nggak tiap hari kan?

Btw, setelah menjalani hidup dengan cara ini aku jadi kenal dua gaya hidup lain : Minimalism living dan Zero waste. Apakah itu? Next time kalau udah belajar aku posting deh ya! Sekarang mari kita belajar hemat dulu!

Xoxo


Saturday, March 31, 2018

Review : The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%

Posted by Ony Christy at 5:36 PM 0 comments
The Ordinary Niacinamide 10%+Zinc 1%

The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1% adalah salah satu produk favorit dari The Ordinary. Di Indonesia sendiri produk ini laris manis bak kacang goreng, hampir selalu sold out di toko online, sempat langka karena red line dan harganya naik beberapa kali lipat dari harga aslinya. Aku sendiri belum pengen nyoba Niacinamide ini karena Niacinamide cenderung bikin kulit kering sedangkan kulit aku sempat kering kerontang kayak gurun sahara. Beruntung beberapa saat lalu, temenku pulang ke negara asal suaminya (Haeee mbak Kai!) dan dengan baik hatinya dia mau aku titipin The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%. Lumayan karena aku dapat harga jauuuh banget di banding harga jual di Indonesia. Dan akhirnya aku pun 'ngicipin' produk ngehits ini dengan ekspektasi yang begitu tinggi. Padahal kan udah dibilangi ya, jangan berekpektasi terlalu tinggi, huahahahaha.

Kenapa The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1% sangat terkenal dimana-mana? Karena Niacinamide di gadang-gadang bisa menghilangkan bekas-bekas kejahatan jerawat, flek hitam, menyeimbangkan kadar sebum dalam kulit dan bisa mencerahkan wajah. Bahkan konon Niacinamide ini bisa bantu mengatasi jerawat, meski di websitenya The ordinary ada tertulis bahwa untuk jerawat lebih disarankan pakai produk Retinoid Acidnya.

Nah tapi, Niacinamide nggak boleh dipakai bersamaan dengan vitamin C, jadi kalau misalnya kamu pakai serum vitamin C juga pakailah di waktu yang berbeda. Misalnya Vitamin C di pakai malam hari ( karena dia fotosensitif) dan Niacinamide di pakai malam hari.

Packaging
Packagingnya gini semuaaa~

Packaging The Ordinary hampir semua sama, botol kaca berpipet putih yang doff. Yang membedakan adalah labelnya! Jadi kalau punya banyak The Ordinary baik-baik baca labelnya, jangan sampai salah! Packaging beginian bikin produknya terasa 'mahal' dan aman sih menurutku plus steril karena ambilnya pakai pipet bukan ditoel-toel pake jari.

Tekstur

Di bandingkan The Ordinary Alpha Arbutin, The Ordinary Niacinamide 10% & Zinc 1% ini warnanya agak lebih keruh dan kental. Pun begitu di tap di wajah langsung meresap sih, cepet keringnya jadi langsung bisa di templokin skincare selanjutnya. 

Komposisi
Aqua (Water), Niacinamide, Pentylene Glycol, Zinc PCA, Dimethyl Isosorbide, Tamarindus Indica Seed Gum, Xanthan gum, Isoceteth-20, Ethoxydiglycol, Phenoxyethanol, Chlorphenesin.

Performa
Untuk urusan mencerahkan, buatku The Ordinary Niacinamide 10% & Zinc 1% ini nggak wow banget. Biasa aja deh pokoknya, kulit nggak tambah cerah, nggak jadi kinclong tapi juga nggak busem. Cuma memang ketika dipadukan dengan The Ordinary Azelaic acid Suspension, jerawat lebih cepat kering. Oh ya, di kulitku The Ordinary Niacinamide 10% & Zinc 1% ini nggak begitu bikin kering tapi mungkin itu karena setelahnya aku pakai face oil. The Ordinary Niacinamide 10% & Zinc 1% ini nggak aku sarankan di pakai oleh orang berkulit kering.

Sejujurnya aku nggak begitu puas pakai The Ordinary Niacinamide 10% & Zinc 1% karena dia baru berasa agak ngefek setelah sebelumnya aku pakai SK II. Beda dengan Alpha Arbutin yang berasa banget efeknya meski tanpa pakai SK II. Tapi itu mungkin karena kulitku udah kelewat badak ya, mungkin Niacinamide akan lebih ngefek di kulitmu. 

The Ordinary bisa di dapat di Toko online shop seperti tokotujuhpuluh, ponybeaute, shopee, dll dengan harga 200-300ribu per botol. Tapi kemarin karena dengan baik hati mbak Kaylusty mau bawain jadilah aku dapat dengan harga lebih murah.

Edited : Sekarang Niacinamide sudah mudah di dapat lagi! Harganya udah normal sekitar 160-180ribu.

Kesimpulan
Plus :
- Murah
- Bikin jerawat cepet sembuhnya
- Cepat meresap
- Tidak berbau tajam

Minus :
- Kurang ngefek di aku!
- Di Indonesia dapetnya susah dan mahal.
- Bikin kulit kering
Repurchase?NO.

Disclaimer : All opinions and thought on everything featured on this blog are entirely my own. People can be allergic to anything. I recommend that you patch test yor skin first time you use any of products.

Wednesday, February 28, 2018

Sarapan Bergizi untuk Menggapai Prestasi

Posted by Ony Christy at 10:05 PM 3 comments
Sarapan praktis dan penuh Gizi

Hayo ngaku siapa yang suka skip breakfast?


Pernah dengar istilah Breakfast like a king, Lunch like a prince and diner like a pauper? Itu salah satu istilah yang menunjukan betapa sarapan itu sangat penting. Namun di jaman yang dituntut serba cepat ini, banyak sekali dari kita yang sering menunda sarapan atau melewatkan sarapan. Entah itu karena nggak sempat, malas, sibuk, terlalu terburu-buru, atau diet! Padahal menurut penelitian sarapan itu sangat penting, menyediakan waktu beberapa menit saja untuk sarapan akan memberi pengaruh yang cukup besar bagi kita dalam menjalani hari. Gampangnya sih setelah semalaman tubuh kita tidak mendapat asupan apa-apa saat tidur, tubuh membutuhkan bahan bakar dan energi untuk memulai aktivitas lagi. Saat bangun tidur gula darah kita berada dalam level rendah, hal itu membuat aktivitas otot dan otak jadi melambat. Ketika kita memulai hari tanpa sarapan, kita kayak nyalain mesin tanpa bensin. Duh, nggak sehat banget kan?

Manfaat Sarapan bagi Tubuh


Saking pentingnya sarapan, ada yang bilang kalau sarapan dan prestasi itu berhubungan. Secara logis sih hal itu memang benar. Saat kita sarapan, asupan gizi dan nutrisi untuk tubuh terpenuhi. Tubuh menjadi lebih sehat, aktif, mood lebih baik, lebih bisa berkonsentrasi sehingga hasil akhirnya pun kita akan menjadi lebih produktif dan berprestasi.Berikut beberapa manfaat dari sarapan :


1. Meningkatkan kemampuan kognitif.

Glukosa adalah salah satu makanan penting bagi otak kita. Sarapan membuat kebutuhan glukosa terpenuhi sehingga otak kita dapat berfungsi dengan baik. Banyak penelitian menunjukan, sarapan dapat meningkatkan daya ingat dan membuat kita lebih berkonsentrasi. Selain itu, sarapan juga membuat mood kita lebih baik dan membuat kita lebih bahagia. Orang yang bahagia cenderung mengerjakan segala sesuatu lebih baik dan produktif di banding dengan orang yang tidak bahagia.


Anak-anak yang tidak sarapan biasanya cenderung lebih mudah lelah, sulit berkonsentrasi, mudah marah dan tidak bisa fokus. Sebuah penelitian menunjukan bahwa anak yang sarapan setiap pagi sebelum jam 9 memiliki nilai yang lebih baik di banding mereka yang tidak sarapan. Bayangkan saja bagaimana jika tubuh anak-anak yang sedang berkembang dan bertumbuh itu kekurangan energi, vitamin, mineral dan zat penting lain yang dibutuhkan oleh tubuh, tentu saja fungsi otak dan pertumbuhannya akan terganggu. 


2. Meningkatkan Kesehatan Tubuh

Studi menunjukan sarapan dapat menurunkan LDL atau kolesterol, meningkatkan resiko diabetes, serangan jantung dan obesitas.


3. Membantu Mengontrol dan Menurunkan Berat Badan.

Banyak dari kita yang salah kaprah ketika berdiet. Kita memilih melewatkan sarapan dengan alasan sedang berdiet. Padahal penelitian menunjukan melewatkan salah satu jam makan itu tidak berpengaruh terhadap diet. Malah sebenarnya sarapan sebenarnya membantu kita menjaga dan menurunkan berat badan. Lho kok bisa? Saat kita sarapan, tubuh kita akan merasa memiliki energi yang cukup sampai makan siang tiba. Dorongan untuk ngemil dan balas dendam saat makan siang biasanya akan berkurang sehingga kalori yang masuk ke tubuh kita lebih terkontrol. Sebaliknya, saat kita melewatkan sarapan biasanya tubuh kita akan craving makanan yang manis sebagai kompenasasi rendahnya gula darah dalam tubuh kita dan kita cenderung makan banyak saat makan siang sebagai respon karena tubuh kita merasa energi kita kurang. Akibatnya? Yah makan jadi berlebih dan nggak jadi langsing deh!


Sarapan Penuh Nutrisi di Era Serba Cepat
Sarapan cepat, lezat, kaya manfaat.

Di jaman modern di mana kita dituntut serba cepat seperti sekarang, salah satu alasan orang tidak sarapan adalah karena tidak sempat sarapan. Karenanya dibutuhkan suatu solusi bagaimana sarapan dapat menjadi suatu hal yang bisa di lakukan dengan cepat namun tetap kaya manfaat. Nah, Energen bisa nih menjadi solusi dari permasalahan kita. Dengan tagline 'Minum makanan bergizi' energen menunjukan bahwa dia bisa menjadi solusi sarapan yang cepat, lezat, tanpa mengabaikan manfaat. Kita hanya perlu menyeduh dan meminum Energen setiap pagi sebelum jam 9 pagi untuk mendapatkan semua kebaikan sarapan pagi dengan Energen.

Energen mengandung susu yang dilengkapi dengan sereal, telur, mineral dan kumpulan vitamin dalam sigmavit. Sigmavit adalah kombinasi vitamin, mineral dan protein yang dibutuhkan untuk perkembangan, pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh. Dalam Energen terkandung vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh, diantaranya :

  • Vitamin A, untuk menjaga kesehatan mata dan kulit.
  • Vitamin B1, untuk mengubah glukosa menjadi energi dan berfungsi menjaga fungsi syaraf.
  • Vitamin B2, untuk membantu metabolisme energi dan menjaga kesehatan mata dan kulit.
  • Vitamin B6, untuk membantu metabolisme energi dari protein dan karbohidrat serta membantu pembentukan sel darah merah dan sel-sel otak.  
  • Vitamin B12, untuk meningkatkan metabolisme energi dan berperan dalam pembentukan sel darah merah.
  • Vitamin D, membantu penyerapan kalsium dalam tubuh.
  • Vitamin E, untuk kesehatan kulit dan kekebalan tubuh.
  • Kalsium berguna untuk pembentukan tulang dan gigi serta untuk mempertahankan kepadatannya.
  • Asam folat, untuk membentuk dan mempertahankan terbentuknya sel-sel baru dalam tubuh.

Lengkap banget kan kandungan yang ada dalam Energen? Makanya biasakan minum satu gelas energen setiap pagi ya. Untuk lebih jelasnya kandungan gizi dalam energen dapat dilihat dalam gambar berikut.
Kandungan dalam Energen

Energen bisa diminum saat sarapan (sebelum jam 9 pagi), istirahat atau sebelum tidur. Energen ini cara bikinnya gampang banget! Tinggal tuang energen ke dalam gelas, lalu seduh pakai air hangat sekitar 150 ml, aduk rata dan yeay energennya siap dinimati! Kalau misalnya kita nggak sempet sarapan di rumah, kita bisa bikin energen lalu memasukannya ke dalam tumblr dan menikmatinya di perjalanan. Sangat praktis kan?
Cara mrmbuat Energen.

Energen punya 5 varian rasa, yaitu vanila, coklat, jagung, jahe dan kacang hijau. Masing-masing punya kelebihannya sendiri-sendiri :

  • Energen rasa Vanila dilengkapi dengan aroma menenangkan dan rasa yang enak. Rasa vanila sejauh ini adalah rasa favoritku!
  • Energen rasa Cokelat menganding vitamin yang tinggi dengan kandungan cokelat yang dapat mengurangi stres.
  • Energen rasa Jagung mengandung bulir jagung asli yang kaya kalori sehingga dapat membuat kita kenyang lebih lama. 
  • Energen rasa Jahe memiliki khasiat menghangatkan tubu dan meningkatkan imunitas.
  • Energen rasa Kacang hijau memiliki banyak serat sehingga baik untuk pencernaan.
Sekarang aku udah nggak pernah skip sarapan lagi. Soalnya udah ada Energen sih yang bisa jadi sarapan cepat, lezat tapi tetap kaya manfaat. Nah berkat minum Energen sebelum jam 9 pagi,  aku juga udah jarang banget bad mood nggak jelas dan ngantuk saat bekerja. Aku juga merasa lebih produktif dalam beraktifitas dan pekerjaan juga beres tepat waktu.

Yakin setelah baca tulisan ini kamu masih mau skip sarapan dengan alasan nggak sempet dan malas? bikin Energen aja yuk dan jangan lupa untuk Sarapan Energen setiap pagi sebelum jam 9! 

Friday, February 23, 2018

Cerita Keira : Toilet Training

Posted by Ony Christy at 6:08 AM 0 comments


Dari beberapa permasalah parenting, Toilet Training adalah salah satu hal yang agak-agak bikin aku jiper. Soalnya ya dalam bayanganku, ngelatih anak buat Toilet Training itu kayaknya susah banget. Namun ternyata, Keira gampang banget belajar Toliet Training! Aku jadi bahagia sejahtera bisa hemat uang buat beli pospak. Anggarannya bisa lah ya ditabung buat piknik biar ibu senang. Hihihihi

Aku termasuk ibu yang malas, jadi sejak usia 1 bulan Keira udah pakai diapers. Sebelum 1 bulan sih dia pakai popok kain, tapi setelah sebulan dia pakai diapers yang nggak perlu di cuci. I know, aku nggak cinta lingkungan dan nambah-nambahin sampah. Tapi tapi males banget kalo ibu bekerja ini harus nambahin kerjaan orang yang ngasuh Keira dengan cucian popok dan celana setumpuk. Merk diapers Keira sih macam-macam ya, yang penting diskon dan Keira cocok. Prinsipku, harga sebiji diapers nggak boleh lebih dari 1500 rupiah. Secara cuma bakal dibuang shaaaay~

Nah kali ini aku bakal cerita soal Toilet Trainingnya Keira. Yang perlu diingat adalah setiap anak itu berbeda dan istimewa. Nggak perlulah panik kalau anaknya nggak bisa semulus anak lain saat belajar ke kamar mandi, tetaplah sabar karena belajar itu butuh proses. Ingat mie instan aja butuh proses masak ya kan, apalagi urusan belajar BAB dan BAK di kamar mandi??! Dan ingat, nggak perlu marah dan ngomelin anak kalau sesekali dia 'salah' dalam proses Toilet Training ini. Sabar sayang, supaya kulit kita tidak lekas keriput. 

1. BAB
Sejujurnya aku lupa sejak kapan Keira belajar BAB di kamar mandi. Mungkin sejak usia 7-8 bulanan kali ya. Awalnya karena males rempong bersihin kalo dia BAB di diapers jadi setiap dia menunjukkan ekspersi atau tanda-tanda mengejan, langsung deh Keira diangkut buat ditatur ke kamar mandi. Karena Keira belum bisa ngomong jadi awalnya kita main kode-kodean aja sama Keira. Inti dari permainan kode-kodean ini adalah PEKA. Ibu harus peka membaca tanda-tanda anak mau BAB : Anak diem aja sambil kayak ngejan-ngejan, bersuara "uugh..ugh.." atau kentut. Jadi memang sudah sejak lama banget Keira itu nggak BAB di diapers, selalu di kamar mandi.

Nah selanjutnya ketika Keira udah bisa ngomong, dia biasa bilang "Uuk.." atau "Eek" kalau pengen BAB. Kalau udah gini langsung deh di tatur di kamar mandi. Usia 17 bulan ketika Keira bisa jalan, akhirnya Keira mulai di ajarin BAB sambil jongkok karena WC di rumah adalah WC jongkok. Caranya ya dia dijongkokin di WC bagian depan, lalu dipegangin. Pada tahap ini karena Keira udah bisa ngomong, biasanya dia akan bilang, "Buuk pipis ndodhok." yang kadang sama dengan ketika dia mau pipis beneran. Biasanya kalau dia mau BAB dia akan mengulang minta pipis ndodhok, padahal baru saja dia BAK. Oh ya, saat BAB ini biasanya kami cerita sih. Kadang cerita soal dia jongkok kayak kodok atau cerita soal air yang bececeran di kamar mandi. Jadi kalau BAB kita berdua berisik deh! Saat aku menulis postingan ini Keira berusia 22 bulan dan mulai belajar BAB sendiri, alias dia jongkok di kamar mandi dan aku nungguin sambil ngawasin di depan pintu. Next tinggal belajar pakai dan lepas celana deh!

2. BAK
Sama seperti BAB, aku percaya kalau belajar BAK alias Pipis di kamar mandi itu butuh proses bertahap juga. Bedanya kalau urusan BAK aku lebih santai dan selooow. Meski kadang ada juga sih hasrat untuk lepas diapers biar lebih hemat, soalnya anggaran diapers sebulan itu lumayan juga jumlahnya. Tapi memang aku sendiri dari awal berencana ngelatih Keira pipis itu ketika dia sudah bisa jalan dan bisa ngomong jadi lebih mudah ngasih tahunya. Keira belajar pipis itu saat usia 17-18 bulanan. Tahap pertama adalah sesekali lepas diapers saat siang hari, biasanya sih saat aku nggak kerja atau masuk malam plus saat cuaca cerah sehingga nggak bakal kehabisan stok celana. Aku bilang sesekali karena sifatnya cuma mengenalkan aja, dan kenapa saat aku di rumah aja? Karena aku lebih telaten natur Keira ke kamar mandi di bandingkan si mbak. Kalau seandainya di rumah terus sih mungkin nggak cuma sesekali kali ya.

Nah selain 'sesekali' nggak pakai diapers saat siang, Keira juga selalu aku kasih tahu kalau, " Keira ini nggak pakai diapers, kalau mau pipis bilang ya." Udah gitu dulu. Trus kalau aku pipis ke kamar mandi dia aku ajak, supaya tahu kalau cewek itu pipisnya gimana. Mungkin kalau anaknya laki bisa diajak ayahnya ya. Keira lalu belajar kalau pipisnya cewek itu ya ndodhok alias jongkok, maka dia selalu bilang "Pipis ndodhok" kalau mau pipis. Ketika Keira udah bisa pipis jongkok plus bilang ketika mau pipis challengenya ditambah. Frekuensi lepas diapers di persering dan aku bilang ke dia, "Keira, sekarang Keira udah besar. Nggak boleh ngompol ya, bilang kalau mau pipis." Di tahap latihan lepas diapers ini, Keira aku ajak pipis hampir setiap 2-3 jam sekali, sebelum tidur siang, dan sesudah bangun tidur.

Nah beberapa minggu lalu Keira akhirnya sukses nggak ngompol sama sekali dan selalu bilang tiap mau pipis. Akhirnya aku memberanikan diri buat lepas diapers saat malam. Sebelum tidur Keira aku aja pipis lalu di kasih tahu kalau ,"Keira bobok nggak pakai diapers, udah besar soalnya. Kalau mau pipis bilang ya."  Dan selama dua minggu ini dia baru ngompol sekali, saat awal belajar bobok tanpa diapers. Kemarin ketika dia aku ajak ke tempat neneknya di Kartasura Keira udah sukses nih nggak pipis di diapers walaupun dia aku kasih diapers selama perjalanan dan malam hari. Yeay! Akhirnya Keira lulus dari dunia perdiapersan!

Hal lain yang penting dari Toilet trainning adalah dukungan keluarga dan orang sekitar. Puji Tuhan banget, titi, kakung, dan si mbak sangat mendukung program ini. Malah aku banyak belajar dari Titi (secara beliau sudah sukses Toilet training 3 anaknya). Karena mereka juga dengan sabar mau ngepel rumah berkali-kali dulu, dan mau sabar ngajarin Keira dan aku. 

Ohya selama Toilet Training dan dalam segala aspek parentingku aku selalu menganggap Keira manusia yang bisa paham dan mengerti. Jadi segala sesuatunya selalu aku kasih pengertian ke dia seolah dia paham dan bakal mengerti karena ternyata dia memang paham dan mengerti sih.

Nah, selamat berToilet Training ria! Jangan lupa sabar yaaa~

Xoxo

Tuesday, January 9, 2018

Review : Moller's Tran Tutti Frutti

Posted by Ony Christy at 10:56 AM 4 comments


Hey, do you miss me?
Because i miss you too! Maafkan aku yang males banget nulis bulan lalu. Desember adalah bulan sibuk! Okay, kali ini aku mau review minyak ikan kesayangan ibuk-ibuk jaman sekarang, yaitu Moller's Tran.

Aku tau minyak ikan merk ini dari temen dan dari selebgram-lupa namanya-. Aku memutuskan pakai minyak ikan ke Keira karena :

  1. Keira itu alergian. Kalau kena debu dia batuk, kena udara dingin dia batuk. Udah gitu kalau batuk, dia batuknya lama banget. Ada kali ya sebulan. Nah untuk mengurangi alerginya itu, daya tahan tubuh Keira harus di boost. Ngeboostnya ya pakai minyak ikan ini.
  2. Keira itu makannya susah! Menunya kudu ganti tiap makanlah, kudu sambil liat ayamlah, udah gitu maemnya cuma secimit. Konon katanya minyak ikan bisa meningkatkan nafsu makan plus ada banyak kandungan gizinya.
  3. Aku sudah cukup lama mengkonsumsi minyak ikan juga dan aku merasa efeknya cukup bagus di tubuhku. Setidaknya aku nggak gampang banget sakit lah ya.

Moller Trans adalah minyak ikan cair yang berasal dari Norway dan konon Moller adalah salah satu best COD liver oil. Moller punya 3 varian : Original, Lemon sama Tutti Frutti. Minyak ikan seperti sudah diketahui mengandung banyak manfaat karena mengandung vitamin A, D, E, Omega 3, DHA dan EPA.

Sebenernya aku nggak bisa bayangin ya minyak ikan cair itu rasanya kayak apa, soalnya aku minum yang versi soft gel dan itu cukup amis. Karena Keira anak bayi yang nggak bisa nelen soft gel gitu, akhirnya tetep pilihannya pakai yang cair. Tapi kalian bisa bayangin nggak sih amisnya bakal kayak apa?? Setelah baca-baca pengalaman para ibu, akhirnya aku nyoba beli Moller Trans yang rasa Tutti Frutti karena katanya nih baunya kayak permen karet. Kayaknya ya nggak bakal terlalu amis gitu kalau ada baunya. 

Dan..
Ternyata salah pemirsa!
Moller tetep aja amis buangetttttt!! Memang sih saat botolnya dibuka, saat minyak ikannya dituang ke sendok, saat diminumkan itu baunya enak. Wangi-wangi permen karet menggemaskan gitu. Tapi setelahnya? Baunya ya ampun amis banget sampai nggak bisa ilang dengan sekali cuci kalau sampai netes di baju. Makanya aku kalau ngasih Moller ke Keira biasanya sebelum dia mandi, dalam kondisi dia nggak pakai baju. Ibuk lelah kalau harus nyuci amisnya Moller, sumpah deh.

Nah kalau dari segi tekstur dia cair seperti vco, cair yang nggak terlalu kental. Warnanya kuning muda jernih. Untuk Keira yang belum ada 2 tahun, dosisnya 1x2.5ml. Itupun pasti ada yang tumpah ruah kemana-mana. Wew.

Dari segi rasa, Moller yang Tutti Frutti ini nggak ada rasa permen karetnya sama sekali. Rasanya Plain dan nggak enak! (yeah, aku selalu nyoba apa aja yang mau aku kasih ke Keira). Di tenggorokan serak-serak gimana gitu, pokoknya kalau abis minum ini rasanya kayak pengen batuk. Makanya Keira nggak suka banget kalau suruh minum Moller, padahal dia itu kalau sama obat yang pahitnya kayak apa aja mau buka mulut. Giliran Moller trans kudu pakai acara nangis dan 'dipaksa' dan berhamburan kemana-mana. Wajar sih, lha emang nggak enak. Hihihihi

Trus, setelah dikasih Moller hasilnya gimana?
Yah, well lumayan sih. Keira lebih nggak gampang sakit. Nafsu makan juga meningkat, meskipun berat badannya nggak meningkat tajam banget juga. Tapi masalah nafsu makan ini, yang keliatan banget cuma di minggu awal pemberian Moller aja. Sisanya mau dikasih atau enggak, makannya ya gitu-gitu aja.

Sekarang sih aku sudah berpaling ke lain hati, sekarang aku pakainya Nordic DHA rasa strawberry apa anggur ya? Lupa.(again ini cuma baunya, rasanya sama aja) ajaibnya Keira doyan sama si Nordic DHA ini. Mungkin next time kalau Nordicnya udah habis, aku review juga ya.

Moller's Tran ini aku beli di Nature Market, harganya 460.000/250ml. 250ml ini bisa dipakai lama banget secara sekali minum cuma 2.5 ml. Cuma sebaiknya, minyak ikan yang sudah di buka di simpan di kulkas dan kalau bisa dihabiskan dalam waktu 3 bulan.

Tertarik?

Wednesday, November 15, 2017

Serba Serbi Minyak Part 2 : Essential oil (Essential Oil yang aman untuk bayi)

Posted by Ony Christy at 7:44 PM 0 comments

Disclaimer : Postingan ini bukan bermaksud menjelekan atau merugikan pihak atau brand terterntu, postingan ini pure opini penulis. Penulis bukan ahli perminyakan, nggak jualan minyak, penulis hanya berusaha berbagi apa yang penulis tahu dari membaca dan bertanya kepada yang lebih mengerti.

Sudah baca soal Serba-serbi minyak untuk wajah part 1? Kalo belum silahkan baca dulu ya, supaya nyambung dan makin semangat pakai oil nya! Hihihi 

Essential oil itu beda sama Carrier oil, kalo diibaratkan makanan essential oil adalah "bumbu" untuk menambah cita rasa dan manfaat. Essential oil sebaiknya selalu dipakai bersama carier oil tapi carrier oil boleh dipakai sendirian tanpa essential oil. Essential oil adalah inti suatu tanaman atau kalau mau ekstrim : nyawa suatu tanaman. Ada dua cara mengekstrak essential oil dengan distillasi (penguapan) dan dengan di press. Biasanya metode distilasi menghasilkan buangan berupa hydrosol : air dengan kandungan manfaat yang sama dengan essential oil. Hydrosol ini oke banget lho buat toner. 

Hampir semua tanaman bisa dibuat essential oilnya, jadi harap diperhatikan baik-baik jenis tanaman apa yang dipakai kalau kamu beli essential oil. Misalnya lavender, lavender itu ada banyak macamnya jadi perhatikan juga nama latin lavender yang kamu beli. Begitu juga essential oil yang lain. Perbedaan jenis bunga juga berpengaruh sama harga dan kualitas lho.

Ngomong-ngomong soal kualitas ada banyak essential oil berkualitas bagus yang beredar di pasaran. Sayangnya di Indonesia yang beken cuma Young Living aja karena memang YL sangat mudah di dapat, padahal merk lain yang kualitasnya bagus banyak lho. Selain itu, Indonesia kan negara penghasil rempah-rempah ya jadi semestinya di Indonesia banyak juga bertebaran penghasil Essential oil. Sayangnya lagi, para penghasil Essential oil ini lebih memilih ekspor ke luar daripada jualin ke kita, makanya jarang banget nemu essential oil produk lokal yang oke dan mudah di dapat. 

Aku pribadi sih nggak suka sama Young Living. Ilfeel malah. Menurutku Young Living itu terlalu mahal, untuk oil dengan kualitas yang sama harganya bisa selisih separuh lebih! Yah, mungkin karena marketing YL itu semacam MLM, jadi mestinya ngasih untung juga buat seller. Dan ini yang bikin aku males beli, bayangin aja misal seller dapet fee 20% dari harga jual ya maka fee seller untuk oil abundance yang harga ya 530rb adalah 100 rb sendiri. Bhaay! Selain itu yang aku sebel, karena YL itu kayak MLM jadi semua orang bisa jualan YL tapi nggak semua orang mau belajar tentang Essential Oil. Beberapa seller pernah menyarankan aku buat pakai RC ketika Keira batuk, are you kidding me? Nyuruh pake RC buat anak bayi? Pernah juga ada yang nyaranin buat minum 1 tetes lemon oil tiap pagi, bahkan mereka jualan kapsulnya segala. Are you kidding me again? Soalnya kalau menurut para ahli aromaterapis, Essential oil itu nggak boleh diminum apapun alasannya. Udah gitu YL mengklaim dirinya terapeutic grade, padahal semua essential oil itu ya terapeutik cuma memang gak semua mengklaim dirinya begitu secara tertulis. Itu kayak, kita tau kan daun jambu bisa nyembuhin diare? Tapi trus nggak ada juga yang ngeklaim daun jambu itu obat. Nah ya gitu lah intinya. Makanya aku cuma pakai YL buat oil yang nggak ada di merk lain kayak abundance misalnya. Aku akui YL kualitas oilnya bagus banget, tapi aku nggak suka dan preffer beli merk lain kalau ada. 

Disini aku nggak bakal bahas tentang manfaat essential oil satu persatu ya, karena itu bakal banyak banget. Aku cuma mau kasih tau Guide yang aku tahu aja, btw kalau pengen lebih jelas lagi silahkan cari aromaterapis yang udah punya sertifikat ya. Hal-hal yang perlu diperhatikan jika memakai EO 
  • Hampir semua EO nggak boleh langsung di oles ke kulit, apalagi untuk anak-anak. Carier oil wajib hukumnya. 
  • Nggak usah lebay pake EO, setetes EO udah setara dengan berkilo-kilo bunga. Jadi setetes aja udah kaya manfaat.
  • Essential Oil nggak hampir nggak ada yang bisa dimakan. Secara logika oil nggak bisa nyatu dengan air, jadi ditubuh kita EOnya bakal nggak nyampur gitu. Kalaupun mau makan EO ingat untuk tanya ke ahli yang bersertifikat ya. 
  • EO nggak ada masa kadaluarsa, pastikan penyimpanan EO di botol kaca gelap dan jauhkan dari cahaya matahari supaya tidak rusak.
  • Ketika kita alergi pada suatu tanaman, biasanya kita juga alergi terhadap EOnya 
  • Ada Essential oil yang sensitif terhadap cahaya matahari seperti lemon, orange, lemongrass, dll. Biasanya kalau pakai EO ini dan kita kena cahaya matahari kulit menjadi iritasi.
Untuk pemakaian sebagai skincare, biasanya kadar EO adalah 2-4% dalam carier oil. Aku pribadi biasanya pakai Lavender, tea tree, lemon, frankincesse untuk skincare. Kalau lagi hamil dan menyusui sebaiknya pilih-pilih essential oil ya karena banyak juga essential oil yang nggak boleh dipakai saat hamil seperti jasmine. Trus gimana pemakaian pada bayi??

Pemakaian Essential Oil untuk bayi harus hati-hati karena mereka masih sangat sensitif. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat memberikan EO pada bayi adalah ;
  • Bayi dan anak tidak boleh sama sekali meminum Essential Oil.
  • Essential Oil wajib di dilute dengan carier oil
  • Kenalkan oil satu persatu, untuk menghindari alergi.
  • Jangan memberikan oil untuk bayi dibawah usia 3 bulan. 
Wajib hukumnya di blend ya.

Essential Oil untuk usia 3+ bulan.
Pemberian Essential Oil pada anak kurang dari 3 bulan kurang disarankan karena sebelum usia 3 bulan kulit bayi masih sangat sensitif dan belum mature. Kalau misalnya tetep pengen banget kaish Essential Oil, coba deh pakai hydrosol. Manfaatnya hampir sama tapi lebih aman buat kulit bayi. Essential Oil yang aman untuk bayi 3+ (perhatikan nama latinnya) antara lain,

  • Chamomile, Roman and German (Anthemis nobilis, Matricaria rectutita)
  • Dill (Anthum graveolens)
  • Lavender (Lavendula angustifolia)
  • Yarrow, Blue (Achillea millefolium)

Pada usia 3+ bulan penggunaan essential oil topical tidak boleh lebih dari 0.2% dari carrier oil .

Essential Oil untuk usia 6+ bulan.
  • Bergamot (Citrus bergamia), Bergamot termasuk oil yang sensitif terhadap matahari. Jangan dipakai saat siang hari.
  • Carrot Seed (Daucus carota)
  • Cedarwood, Atlas/Virgina (Cedrus atlantica, Cedrus deodora, Juniperus virginiana)
  • Cinnamon bark (Cinnamomum verum) hanya untuk penggunaan diffuser saja.
  • Cinnamon leaf (Cinnamomum verum
  • Citronella (Cymbopogon nardus)
  • Coriander (Coriandrum sativum
  • Cypress (Cupressus sempervires)
  • Fir needle (Abies sibirica)
  • Geranium (Pelargonium graveolens)
  • Grapefruit (Citrus paradisi)
  • Helichrysum (Helichrysum angustifolium)
  • Lemon (Citrus limon
  • Mandarin (Citrus reticulata)
  • Neroli (Citrus aurantium)
  • Palma Rosa (Cymbopogon martinii)
  • Petitgrain (Citrus aurantium)
  • Pine (pinus divaricata, pinus resinosa, pinus strobus, pinus sylvestris
  • Ravensara (Ravensara aromatica)
  • Rosalina (Melaleuca ericifolia)
  • Rose Otto (Rosa damascena)
  • Sandalwood (Santalum spicatum)
  • Spruce (picea abies, picea glauca, picea mariana, picea rubens)
  • Sweet Orange (Citrus sinensis)
  • Tangerine (Citrus reticulata)
  • Tea Tree (Melaleuca alternifolia)


Penggunaan oil pada usia 6+ bulan tidak boleh lebih dari 0.5% dari total keseluruhan carrier oil.

Essential Oil untuk usia 2+ tahun.

  • Basil, Lemon (Ociumum x citriodorum)
  • Basil, Sweet (Ocimum basilicum)
  • Benzoin (Styrax benzoin, Styrax paralleloneurus)
  • Black Pepper (Piper nigrum) 
  • Cassia (Cinnamomum cassia
  • Clary Sage (Salvia sclarea)
  • Clove Bud/Clove Leaf (Syzygium aromaticum, Eugenia aromatica, Eugenia caryophyllata).
  • Copaiba Basalm (Copaifera officinalis)
  • Frankincense (Boswellia carterii)
  • Garlic (Allium sativum
  • Ginger (Zingiber officinale
  • Hyssop (Hyssopus officinalis)
  • Juniper Berry (Juniperus communis)
  • Lemongrass (Andropogon citratus, Andropogon flexuosus, Cymbopogon citratus, Cymbopogon flexuosus
  • Lime (Citrus x aurantifolia)
  • Melissa (Melissa officinalis)
  • Myrrh (Commiphora myrrha)
  • Oregano (Origanum onites, Origanum smyrnaeum, Origanum vulgare, Origanum compactum, Origanum hirtum, Thymbra capitata, Thymus capitatus, Coridothymus capitatus, Satureeja capitata) 
  • Sweet Marjoram (Marjorana hortensis)
  • Patchouli (Pogostemon cablin)
  • Spearmint (Mentha cardiaca, Mentha spicata)
  • Tea Tree, Lemon (Leptospermum petersonii, Leptospermum citratum, Leptospermum liversidgei)
  • Thyme (Thymus vulgaris, Thymus Zygis) 
  • Tumeric (Curcuma longa)
  • Verbena, Lemon (Aloysia triphylla, Aloysia citriodora, Lippa citriodora, Lippa triphylla)
  • Vetiver (Vetiveria zizanoides)
  • Valerian (Valeriana officinalis)
  • Ylang Ylang (Cananga odorata)

Essential Oil untuk usia 6+ tahun.

  • Anise/Aniseed (Pimpinella anisum).
  • Anise, Star (Illicium verum
  • Cajeput (Melaleuca cajuputi, Melaleuca leucadendron)
  • Cardamom (Elettaria cardamomum
  • Cornmint (Mentha arvensis, Mentha canadensis)
  • Fennel, sweet and bitter(Foeniculum vulgare)
  • Laurel Leaf/Bay Laurel (Laurus nobilis)
  • Marjoram, Spanish (Thymus mastichina)
  • Niaouli (cineole chemotype)
  • Nutmeg (Myristica fragrans
  • Peppermint (Mentha x piperita) 
  • Sage, Greek/White (Salvia officinalis, Salvia fruiticosa, Salvia tribola, Salvia apiana)

Essential Oil untuk usia 10+ tahun.

Pada usia 10 tahun hampir semua essential oil aman digunakan. Meski begitu pemberiannya tetap nggak boleh lebay ya dan harus memperhatikan reaksi alergi dari masing-masing EO. Peppermint, eucalyptus, dan rosemary tidak boleh digunakan untuk anak di bawah 10 tahun karena mengandung cineole dan mentol yang berbahaya untuk pernafasan. Peppermint aman digunakan diatas usia 6 tahun tapi tidak untuk usia dibawahnya.

Kenapa sih?
Jadi menurut Essential oil Safety, Essential oil dengan kandungan 1.8 cineole lebih dari 40% dapat mengakibatkan gangguan pernafasan dan saraf pusat pada anak. Juga tidak boleh di hirup, atau di aplikasikan di dekat wajah, khususnya bagi anak di bawah 10 tahun. Peppermint mengandung mentol yang juga dapat menstimulasi reseptor pilek di paru-paru sehingga pada anak yang masih kecil dapat membuat nafas melambat atau berhenti mendadak. 

  • Eucalyptus (Eucalyptus 
  • Eucalyptus (Eucalyptus camaldulensis, Eucalyptus globulus, Eucalyptus maidenii, Eucalyptus plenissima, Eucalyptus kochii, Eucalyptus polybractea, Eucalyptus radiata, Eucalyptus autraliana, Eucalyptus phellandra, Eucalyptus smithii)
  • Rosemary (Rosmarinus officinalis)

Lalu gimana dengan minyak kayu putih? Itu kan Eucalyptus juga? Selama Eucalyptus yang digunakan kandungan 1.8 cineole nya kurang dari 40%, Eucalyptus tersebut aman buat anak dibawah 10 tahun. 

Bagaimana dengan Thieves?

Sebagai pengguna oil pasti nggak asing kan sama Thieves? Oil blend yang ngehits sebagai anti germ dan meningkatkat daya tahan tubuh. Tapi sayangnya hampir semua oil blend yang berfungsi sebagai imun booster atau anti germs pasti mengandung eucalyptus, rosemary, clove, cinnamon bark, dan lemon. Jadi untuk bayi dan balita jangan pakai Thieves ya.

Sumber : Christina ( Master aromatherapy)
Complete Guide to Aromatherapy (Ivatore Battaglia)


Note : Sekali lagi aku bukan ahli Aromatherapis jadi kalau terdapat kesalahan atau kekurangan dalam tulisan ini dengan senang hati aku menerima masukan. Silahkan tinggalkan masukan di kolom komentar atau kirim ke email ya. Thank you. 

Dapatkan post terbaru melalui E-mail

 

Kriwilife Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos